Sego Kelor Makanan Khas Lumajang, Nasi dengan Campuran Sayur Merunggai

  • 4 tahun yang lalu
LUMAJANG, KOMPAS.TV - Bupati Lumajang Jawa Timur, Thoriqul Haq ikut mempromosikan makanan khas warga Lumajang, yakni sego kelor. Bupati mendatangi kafe penjual sego kelor dan mencicipinya, lalu memperkenalkan ke masyarakat luas.

Sego kelor atau nasi kelor memiliki warna hijau muda. Cara membuatnya cukup mudah, yakni seperti menanak nasi seperti biasanya.

Pertama cuci bersih beras dan masak dengan cara dikeroncong dengan santan yang telah direbus. Lalu masukkan daun kelor, yang telah dihaluskan dan dicampur bumbu tradisional. Diamkan hingga matang dan sego kelor pun siap dihidangkan.

Sego kelor menjadi menu andalan di sejumlah rumah makan dan kafe, salah satunya kafe rojel, yang ada di Desa Labruk Lor, Kecamatan Kota Lumajang. Setiap hari, banyak pengunjung datang untuk mencicipi sego kelor.

Seorang pengunjung, yakni Indana Zulfa mengaku ketagihan dengan sego kelor, karena rasanya enak dan menyehatkan.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq juga tak mau ketinggalan, ia datang ke kafe tersebut untuk mencicipi sego kelor. Bupati juga ikut mempromosikan nasi kelor ke masyarakat luas.

Bahkan Pemkab Lumajang telah menetapkan sego kelor sebagai makanan khas Kabupaten Lumajang.

Selain memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh, sego kelor juga cocok dihidangkan dengan berbagai macam lauk pauk dan disukai oleh semua kalangan.

Bupati berharap masyarakat Lumajang ikut serta mempromosikan sego kelor agar makanan ini lebih dikenal dan diminati banyak orang.



#SegoKelor #NasiKelor #KulinerPedesaan #Lumajang