Search
Library
Log in
Watch fullscreen
5 years ago

TomoNews mungkin akan terpaksa berhenti memposting ke YouTube - TomoNews

TomoNews Indonesia
TomoNews Indonesia
Berakhir sudah TomoNews di YouTube. Ini bukan main-main.

Jika Anda merupakan saluran media independen, YouTube tidak menginginkan Anda.

Tidak hanya TomoNews... tetapi juga mencakup beragam jenis suara, pembuat pendapat dan penyedia berita yang menawarkan sesuatu yang tidak dapat diberikan media resmi.

Pada Sabtu 25 Maret, YouTube menarik dukungan advertising untuk para pencipta independen. Hal Ini juga telah mempengaruhi TomoNews.

Ini adalah grafik pendapatan untuk saluran utama kami, TomoNews US.... yang menunjukkan pendapatan advertising telah jatuh 80%.

Hal yang sama terjadi pada versi TomoNews Thailand...Versi Korea...Versi Bahasa Indonesia…dan versi bahasa Mandarin di Taiwan, di mana kami tinggal.

YouTube bahkan telah mempengaruhi channel NewsDirect kami... Saya yakin Anda tidak tahu tentang hal ini... tapi Animator kami menghasilkan grafis berkualitas tinggi yang didistribusikan langsung kepada lebih dari 50 klien media di seluruh dunia.

YouTube telah menarik dukungan advertising untuk saluran ini... meskipun berisi konten yang telah dianggap cocok dan "aman” oleh lebih dari 50 klien broadcast dan digital.

Cukup sederhana, YouTube tidak ingin para pencipta membahas berita.

Lebih khususnya lagi, hal ini adalah apa yang tidak akan didukung oleh YouTube.

Serangan teroris mengerikan di London minggu lalu? DEMONETIZED! (baca:dimonetaiz)

Hal yang sama berlaku untuk serangan teroris kemarin di Jerman... DEMONETIZED!

YouTube juga tidak suka jika Anda memberikan berita tentang kejahatan rasial... seperti pria yang menembak dua insinyur imigran India... DEMONETIZED!

Atau wanita Muslim yang merekam pria sedang memakinya di kedai kopi... DEMONETIZED!

Ingat ketika Kim Jong-un dibunuh saudaranya di Malaysia? … DEMONETIZED!

Atau ketika Raja Thailand meninggal? … DEMONETIZED!

Animasi ini adalah tentang mobil limo Presiden Donald Trump... walau hanya tentang mobilnya... DEMONETIZED!

Dan bagaimana jika Anda membuat sebuah video tentang bagaimana video di demonetized... tentu saja, DEMONETIZED!

Begini ya, YouTube. Dunia adalah tempat yang tidak menyenangkan. Hal-hal buruk terjadi. … Orang melakukan hal-hal buruk.

Sebagai sebuah perusahaan berita, sudah merupakan tugas kami untuk memberitahu Anda tentang hal-hal itu.

Bukanlah tugas kami untuk berpura-pura kalau dunia ini sempurna dan berbunga-bunga karena Anda pikir ini adalah apa yang pengiklan inginkan.

Anda tahu, YouTube... kami tidak akan menjual kebohongan.

Kami telah membuat playlist baru... yang disebut "YouTube Demonetization of Videos" yang menampilkan setiap video yang telah di-demonetized oleh YouTube.

Namun masih belum lengkap, karena kami memiliki 18.000 video yang harus kami sortir... tapi daftar video ini akan memberi Anda gambaran tentang hal-hal apa yang tidak diinginkan YouTube... hal-hal yang tidak akan mereka dukung.

Dan untuk penonton kami, terima kasih untuk menonton. Tetap tonton kami. Jika YouTube tidak memperbaiki diri mereka dan kita perlu menemukan rumah lain, Anda akan menjadi orang pertama yang akan mengetahuinya.

Browse more videos

Browse more videos